Sukses

Pertamina Lubricants Punya Pelumas Bersertifikasi Halal MUI

Liputan6.com, Jakarta Seiring perkembangan, dunia bisnis tumbuh semakin ketat. Banyaknya produk yang masuk dari luar menuntut perusahaan-perusahaan di dalam negeri melakukan inovasi agar tetap dapat bertahan dan terus mendapat kepercayaan konsumen. Hal ini juga berlaku bagi industri penyedia pelumas terbesar di Indonesia, yaitu Pertamina Lubricants.

Anak perusahaan PT Pertamina yang bergerak di sektor pelumas ini, berinovasi dengan menghadirkan pelumas food grade. Pelumas food grade ini adalah pelumas pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk berbagai mesin produksi makanan.

Tim Corporate Secretary Pertamina Lubricants, Nur Rizki Lestari menyatakan bahwa pelumas pada mesin pembuatan makanan kemungkinan bisa mencemari makanan. Oleh karena itu, PT Pertamina Lubricants merasa terpanggil untuk melengkapi kehalalan dalam produksi makanan.

"Kenapa pelumas pakai sertifikasi halal? Jadi gini, makanan ini sekarang kalau di pabrik makanannya diolah dengan menggunakan mesin. Yang namanya menggunakan mesin, mesin itu juga butuh pelumas. Kita tidak bisa menjamin selama proses produksi apakah ada pelumas yang menetes dari mesin itu atau segala macam. Pelumas yang halal gunanya itu kalaupun kemungkinan terburuk dia menetes di makanan, dia tidak akan mempengaruhi rasa dan tidak akan mempengaruhi kehalalan, karena pelumas itu sendiri sudah mempunyai label sertifikasi halal," ujar Nur Rizki.

Untuk informasi, PT Pertamina Lubricants menghadirkan pelumas food grade juga dalam rangka memenuhi UU No. 33 tahun 2014 tentang sertifikasi halal, dan sekaligus mendukung industri makanan di Indonesia.

Pertamina Lubricants menghadirkan lima pelumas food grade H-1 ke pasaran pelumas. Kelima tipe pelumas terbaru tersebut meliputi empat varian Pertamina FG - GO (Food Grade - Gear Oil) dan satu varian Pertamina FG - HO (Food Grade - Hydraulic Oil).

Pelumas H-1 adalah Pelumas Food Grade yang berfungsi melindungi dan melumasi moving parts dari permesinan dalam proses produksi makanan dimana ‘incidental contact’ antara pelumas dan produk makanan kemungkinan terjadi.

Namun, komposisi yang digunakan untuk Pelumas H-1 merupakan komponen-komponen yang tidak berdampak terhadap makhluk hidup jika dikonsumsi, seperti komponen sintetis khusus dan minyak nabati lainnya. Bahan aditif kimia yang digunakan Pelumas Food Grade hanya yang disetujui oleh US Food and Drug Administration (FDA).

Lebih detil lagi, Pelumas Pertamina Food Grade, yakni Pertamina FG – GO 150, 220, 320, dan 460 merupakan empat jenis pelumas gear oil yang diformulasikan khusus untuk Pelumas Gearbox industri, termasuk industri makanan dan minuman.

Pelumas ini memenuhi spesifikasi US FDA, Sertifikasi H-1 dari NSF (National Sanitation Foundation) dan terdapat dalam White Book (Nonfood Compound Listing Directory).

Sementara, Pelumas Perta­mina FG – HO 46 hadir untuk memberikan keamanan pada proses produksi makanan atau minuman pada saat digunakan sebagai cairan hidrolik untuk peralatan panas pemroses makanan, seperti fryers, ovens, cookers, conveyors, atau peralatan yang posisinya dekat sumber penyalaan api.

Pelumas Pertamina FG – HO 46 memiliki kemampuan pelumasan yang sangat baik dan memberikan perlindungan terhadap korosi serta telah teregistrasi oleh NSF International sebagai pelumas H-1 sesuai persyaratan US Department of Agriculture (USDA). Di samping itu, Pelumas Pertamina FG – HO 46 telah mendapatkan sertifikasi Halal dan MUI.

Artikel Selanjutnya
Pertamina Beri Kejutan ke Pelanggan Pertamax Cs di 52 SPBU
Artikel Selanjutnya
Pertamina Bagi-Bagi Pertamax Gratis di Hari Pelanggan Nasional