Sukses

IHSG Turun Terbatas di Awal Sesi Perdagangan Saham

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada awal sesi perdagangan saham. Pelemahan IHSG cenderung terbatas.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Rabu (11/10/2017), IHSG melemah tipis 5,03 poin atau 0,09 persen ke posisi 5.900,72. Pada pembukaan pukul 09.00 WIB, IHSG susut 0,83 poin atau 0,01 persen ke posisi 5.905,39.

Indeks saham LQ45 melemah 0,43 persen ke posisi 978,81. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Ada sebanyak 72 saham melemah sehingga menekan IHSG. Sedangkan 101 saham menguat sehingga menahan pelemahan IHSG. 94 saham lainnya diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 16.934 kali dengan volume perdagangan 499,5 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 349,5 miliar.

Investor asing melakukan aksi jual Rp 31,98 miliar di pasar reguler. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 13.506.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham tertekan kecuali sektor saham aneka industri naik 0,14 persen dan sektor saham keuangan mendaki 0,13 persen. Sedangkan sektor saham infrastruktur tergelincir 1,21 persen, dan memimpin penurunan sektor saham.

Disusul sektor saham barang konsumsi melemah 0,58 persen dan sektor saham manufaktur tergelincir 0,35 persen.

Saham-saham cetak top gainers antara lain saham MTWI naik 70 persen ke posisi Rp 170, saham KIOS menguat 24,57 persen ke posisi Rp 1.090 per saham, dan saham HDFA mendaki 18,81 persen ke posisi Rp 240 per saham.

Saham-saham yang tertekan antara lain saham MLIA melemah 10 persen ke posisi Rp 540 per saham, saham OKAS merosot 10,48 persen ke posisi Rp 470 per saham, dan saham BUKK tergelincir 7,69 persen ke posisi Rp 1.200 per saham.

Di bursa saham Asia cenderung menguat. Indeks saham Hong Kong Hang Seng naik 0,32 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi melonjak 0,65 persen, indeks saham Jepang Nikkei mendaki 0,27 persen.

Selain itu, indeks saham Shanghai menanjak 0,09 persen, indeks saham Singapura menguat 0,26 persen, dan indeks saham Taiwan menguat 1,2 persen, dan catatkan penguatan terbesar.

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menghijau pada perdagangan saham Rabu pekan ini. Pelaku pasar cenderung menanti data neraca perdagangan Indonesia.

Analis PT Semesta Indovest Aditya Perdana menuturkan, level IHSG di kisaran 5.900 cukup baik. Saat ini cenderung sepi sentimen. Aditya mengatakan, pelaku pasar menanti data ekonomi Indonesia seperti neraca perdagangan.

"IHSG akan bergerak di kisaran resistance 5.930-5.940 dan support di kisaran 5.870-5.880," ujar Aditya saat dihubungi Liputan6.com, Rabu 11 Oktober 2017.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Artikel Selanjutnya
Bursa Global Menguat, IHSG Naik Terbatas
Artikel Selanjutnya
Sektor Saham Barang Konsumsi Angkat IHSG ke Level 5.915