Sukses

Sisa Gaji Rp 50 Ribu per Bulan? Ini Caranya agar Uang Bertumbuh

Liputan6.com, Jakarta - Banyak orang mengeluh tidak punya dana cukup untuk berbisnis atau melakukan investasi. Padahal, masalah terbesar yang menjadi kendala sebenarnya bukan kemampuan finansial, melainkan ketidaktahuan atau minimnya informasi mengenai produk-produk finansial.

Berbisnis atau bahkan berinvestasi kini bisa dimulai dengan nominal yang sangat kecil. Bahkan, Anda yang hanya memiliki Rp 50 ribu per bulan bisa melakukannya. Mau tahu apa saja yang bisa Anda lakukan dengan uang tersebut? Berikut ini penjelasannya seperti dikutip dari CekAja.com:

Membeli reksa dana secara online

Reksa dana adalah instrumen investasi yang memang didesain agar bisa terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Saat ini, reksa dana bahkan bisa dibeli hanya dengan Rp 50.000. Lebih terjangkau lagi, sejumlah manajer investasi bahkan membuat produk yang memungkinkan investor membeli reksa dana hanya dengan uang Rp 10.000.

Agar lebih mudah, beli saja reksa dana melalui website finansial yang khusus menyediakan produk-produk industri keuangan, termasuk reksa dana. Karena reksa dana jenisnya bermacam-macam seperti reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, pasar uang dan reksa dana saham, sesuaikan jenis reksa dana dengan rencana finansial kita sebelum memutuskan membeli. Sebab, beda reksa dana beda pula imbal hasil dan risikonya.

Beli aset untuk usaha

Tidak ada salahnya memulai usaha meskipun kemampuan finansial kita masih belum mapan. Bila Anda punya kartu kredit, Anda bisa melakukan pembelian aset yang bisa digunakan untuk usaha. Misalnya, mesin jus untuk usaha es/jus buah rumahan, membeli handphone untuk berjualan pulsa.

Tapi ingat, syaratnya aset yang dibeli jangan sampai melebihi kemampuan cicilan kita. Dalam kasus kemampuan keuangan hanya Rp 50 ribu per bulan, Anda masih bisa membeli aset yang nilainya berkisar antara Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu.

Simak video pilihan di bawah ini:

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

Menabung emas di Pegadaian

Dulu, tak semua orang bisa berinvestasi emas karena harganya mahal. Namun kini, lewat produk Tabungan Emas Pegadaian, investasi bisa dimulai dengan Rp 5.000. Karena caranya yang mudah dan sangat terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, produk tabungan emas sangat digemari oleh masyarakat. Tak heran jika jumlah rekening tabungan emas PT Pegadaian meningkat tajam.

Berdasarkan data yang dirilis Liputan6.com per Agustus 2017, sudah terdapat 1.041.000. Jumlah ini hampir memenuhi target akhir tahun yakni sebesar 1.062.000 rekening.

Lantas, seperti apa sih mekanisme tabungan emas ini sehingga memungkinkan masyarakat membeli emas hanya dengan Rp 5.000? Jawabannya, adalah fasilitas titipan bagi setiap pembelian dan penjualan emas. Artinya, nasabah yang membeli emas dapat menitipkan barangnya di pegadaian.

Setelah mencapai jumlah tertentu, nasabah bisa menjual atau bahkan mengambil emas simpanannya dalam bentuk emas batangan. PT Pegadaian memungkinkan nasabah untuk membeli emas dari ukuran terkecil yakni 0,01 gram dengan harga sekitar Rp 5.000.

Artikel Selanjutnya
7 Negara yang Warganya Menabung Lama Biar Bisa Naik Haji, RI Ada?
Artikel Selanjutnya
Petani hingga Tukang Bakso Dapat Bantuan Uang Muka KPR