Sukses

IHSG Dibuka Menguat, Investor Asing Kembali Lakukan Aksi Beli

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan kenaikan pada awal sesi perdagangan saham Jumat ini. Penguatan IHSG ini mengikuti bursa Asia.

Pada pra-pembukaan perdagangan saham, Jumat (3/11/2017), IHSG naik 13,68 poin atau 0,23 persen ke posisi 6.044,79. Pada pembukaan pukul 09.00 WIB, IHSG naik 6,70 poin atau 0,12 persen ke posisi 6.037,89. Indeks saham LQ45 menguat 0,23 persen ke posisi 1.004,11.

Ada 95 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Adapun, 42 saham melemah dan 77 saham lainnya diam di tempat. Pada awal sesi, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.046,26 dan terendah 6.035,61.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 6.212 kali dengan volume perdagangan saham 97,5 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 177,9 miliar. Investor asing melakukan aksi beli Rp 9 miliar di pasar reguler. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 13.500.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menguat, kecuali sektor saham industri dasar, aneka industri dan perdagangan. Sektor saham barang konsumsi naik 0,53 persen, dan mencatatkan penguatan terbesar. Sektor saham infrastruktur menguat 0,38 persen dan sektor saham manufaktur mendaki 0,20 persen.

Saham-saham yang menguat dan tercatat sebagai top gainers antara lain saham RBMS naik 9,93 persen ke posisi Rp 155 per saham, saham BCIP mendaki 9,45 persen ke posisi Rp 140 per saham, dan saham AMAG menanjak 5,56 persen ke posisi Rp 380 per saham.

Adapun saham-saham yang tertekan antara lain saham RIMO melemah 24,89 persen ke posisi Rp 338 per saham, saham MPMX tergelincir 10,90 persen ke posisi Rp 940 per saham, dan saham MCAS susut 8,14 persen ke posisi Rp 2.420 per saham.

Bursa Asia menguat di awal perdagangan Jumat ini. Investor mencerna rencana reformasi perpajakan Amerika Serikat (AS) dan pencalonan Jerome Powell sebagai Dewan Gubernur Bank Sentral AS. Jerome menjadi kandidat kuat yang diusulkan oleh Presiden Donald Trump.

Kospi Korea Selatan naik 0,22 persen setelah saham-saham para produsen mobil mencatatkan penguatan. Hyundai Motor naik 1,88 persen dan Kia Motors naik 0,71 persen.

Adapun, saham-saham di sektor teknologi bergerak beragam. Sebagian mengalami tekanan karena aksi ambil untung. Samsung Electronics turun 1,05 persen setelah mengumumkan rekor keuntungan awal pekan ini.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

 

1 dari 2 halaman

Prediksi

Analis PT Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi menjelaskan, IHSG diproyeksi melemah pada perdagangan saham menuju akhir pekan ini. Lanjar memperkirakan IHSG berada pada level support 6.000 dan resistance 6.050.

Dia merekomendasikan saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).

Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya menuturkan, pola pergerakan IHSG yang telah bergeser rentang konsolidasinya mendorong potensi penguatan. Hal itu asal ditopang dari aliran dana investor asing untuk masuk ke pasar saham Indonesia.

"IHSG akan bergerak di kisaran 5.942-6.088 pada Jumat pekan ini," kata William.

Saksikan Live Streaming Awarding Day Energi Muda Pertamina

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
IHSG Berpeluang Menghijau, Cermati Saham Pilihan Ini
Artikel Selanjutnya
Tekanan Jual Masih Besar, IHSG Bakal Bervariasi