Sukses

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 619.526 per Gram

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau emas Antam turun ke posisi Rp 619.526 per gram pada perdagangan Sabtu (4/11/2017). Pada perdagangan Jumat kemarin, harga emas Antam berada di posisi Rp 625.580 per gram.

Namun harga pembelian kembali atau buyback turun dan berada di posisi Rp 551 ribu per gram. Pada perdagangan sebelumnya, harga buyback emas Antam tercatat Rp 557 ribu per gram.

Pembayaran buyback dengan volume di atas 1 kilogram (kg) akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu pada harga buyback hari transaksi.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram. Hingga pukul 07.17 WIB, sebagian besar ukuran emas Antam masih tersedia.

Sementara untuk harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram dipatok Rp 6.306.250 atau Rp 630.625 ribu per gram. Adapun ukuran 20 gram sekitar Rp 12.213.945 atau Rp 610.697 per gram.

Antam juga mengeluarkan emas edisi Idul Fitri. Untuk ukuran 1 gram dijual di harga Rp 695.201. Ukuran 2 gram dijual Rp 1.274.367 dan 5 gram dijual Rp 3.027.000.

Berikut daftar harga emas yang dijual Antam:

* Pecahan 1 gram Rp 619.526

* Pecahan 5 gram Rp 3.042.135

* Pecahan 10 gram Rp 5.852.200

* Pecahan 25 gram Rp 14.554.825

* Pecahan 50 gram Rp 29.059.200

* Pecahan 100 gram Rp 58.067.950

* Pecahan 250 gram Rp 145.043.750

* Pecahan 500 gram Rp 289.885.700.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

1 dari 2 halaman

Emas dunia

Harga emas dunia turun ke level terendah dalam satu minggu pada perdagangan Jumat. Tekanan terbesar yang membuat harga emas turun adalah data ekonomi AS yang lebih baik dari konsensus sehingga mendorong penguatan nilai tukar dolar AS.

Mengutip Reuters, Sabtu (4/11/2017), harga emas di pasar spot turun 0,6 persen menjadi US$ 1.267,95 per ounce pada pukul o2.26 siang waktu New York. Level ini merupakan adalah titik terendah sejak 27 Oktober yang berada di angka US$ 1.265,16 per ounce.

Sedangkan harga emas berjangka untuk pengiriman Desember turun 0,7 persen menjadi US$ 1.269,20 per ounce.

"Data-data ekonomi AS terus membaik dan membuat prospek kenaikan suku bunga Bank Sentral AS atau the Fed terus menguat," jelas Quantitative Commodity Research consultant Peter Fertig.

"Prospek kenaikan suku bunga terus menguat sehingga membuat nilai tukar dolar AS melambung dan menjadi tekanan terhadap harga emas," lanjut dua.

Prospek kenaikan suku bunga di akhir tahun ini tak akan berubah meskipun terjadi pergantian pimpinan Bank Sentral AS.

Artikel Selanjutnya
Harga Jual dan Buyback Emas Antam Naik Rp 2.000 per Gram
Artikel Selanjutnya
Awal Pekan, Harga Emas Antam Naik Rp 1.000 per Gram