Sukses

Bursa Global Positif, IHSG Menguat Terbatas

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada awal sesi perdagangan saham Kamis pekan ini. Penguatan IHSG tersebut mengikuti bursa saham global yang positif.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Kamis (9/11/2017), IHSG naik tipis 6,16 poin atau 0,10 persen ke posisi 6.055,54. Pada pembukaan pukul 09.00 WIB, IHSG naik 13,98 poin ke posisi 6.063. Indeks saham LQ45 menguat 0,19 persen ke posisi 1.010,58. Indeks saham acuan kompak menguat.

Ada sebanyak 101 saham menghijau sehingga mendorong penguatan IHSG. 31 saham melemah. 80 saham diam di tempat. Pada awal sesi, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.067,98 dan terendah 6.055,54.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 10.011 kali dengan volume perdagangan 261,2 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 195 miliar.

Investor asing melakukan aksi jual Rp 28,55 miliar di pasar reguler. Posisi dolar Amerika Serikat berada di posisi Rp 13.504.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menghijau kecuali sektor saham industri dasar turun 0,06 persen dan sektor aneka industri susut 0,34 persen.

Sektor saham pertanian naik 0,63 persen dan catatkan penguatan tertinggi. Disusul sektor saham keuangan menguat 0,55 persen dan sektor saham barang konsumsi mendaki 0,33 persen.

Saham-saham yang catatkan top gainers antara lain saham BDMN naik 10,31 persen ke posisi Rp 5.350 per saham, saham TRAM melonjak 5,37 persen ke posisi Rp 157, dan saham INKP menanjak 3,02 persen ke posisi Rp 5.975 per saham.

Saham-saham yang tertekan antara lain saham VIVA turun 10 persen ke posisi Rp 270, saham INTP tergelincir 1,53 persen ke posisi Rp 22.550 per saham, dan saham JSMR merosot 1,49 persen ke posisi Rp 6.600 per saham.

Investor asing pun memburu sejumlah saham antara lain saham PT Gudang Garam Tbk, PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk, dan PT HM Sampoerna Tbk.

Pada Kamis pagi, bursa Asia sebagian besar menguat. Indeks saham Hong Kong Hang Seng naik 0,66 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi mendaki 0,32 persen, indeks saham Jepang Nikkei menanjak 1,7 persen, indeks saham Shanghai menguat 0,11 persen, dan indeks saham Singapura naik 0,05 persen. Sedangkan indeks saham Taiwan tergelincir 0,07 persen.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

 

1 dari 2 halaman

IHSG Berpeluang Menguat

Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Kamis pekan ini. Rilis data ekonomi menjadi sentimen yang pengaruhi IHSG.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya menuturkan, IHSG terlihat masih akan melaju zona positif. Hal ini ditunjang oleh sisi fundamental ekonomi yang terlihat masih cukup bagus.

Ini dilihat dari data ritel penjualan yang menurut William menunjukkan kondisi ekonomi Indonesia masih terus bertumbuh dengan baik di sektor riil.

"IHSG akan bergerak di kisaran 5.969-6.098," ujar William dalam ulasannya, Kamis PEKAN INI.

Sementara itu, Analis PT Reliance Securities Lanjar Nafi menuturkan, IHSG masih melanjutkan pelemahan pada perdagangan Kamis pekan ini. Aksi jual investor masih bayangi gerak IHSG. Lanjar memprediksi, IHSG bergerak di kisaran 6.020-6.070.

Artikel Selanjutnya
Tekanan Jual Masih Besar, IHSG Bakal Bervariasi
Artikel Selanjutnya
IHSG Berpotensi Menguat, Awasi Saham Pilihan Ini