Sukses

Genjot Riset Energi, PLN Boyong Rektor Kampus Negeri ke China

Liputan6.com, Shanghai PT PLN Persero memboyong beberapa rektor, dosen dan profesor dari beberapa perguruan tinggi negeri (PTN) top Indonesia dalam kunjungan kerja ke Shanghai, China. Dalam kunjungan kerja tersebut, petinggi universitas ini diajak untuk mengunjungi School of Mechanical Engeneering di Shanghai Jiao Tong University (SJTU).

General Manager PT PLN Persero R Bambang Anggono mengatakan, kunjungan ke SJTU ini ditujukan untuk mempelajari kerja sama riset di bidang energi yang sering dilakukan STJU dengan pemerintah dan swasta di China.

Harapannya, setelah berlangsungnya kunjungan ke universitas ini kemudian bisa meningkat menjadi kerja sama riset antara PLN dengan perguruan tinggi di Indonesia.

STJU sendiri telah melakukan banyak kerja sama demi memajukan sektor energi di negeri tirai bambu tersebut, termasuk dengan perusahaan listrik Shanghai Electric.

"Harapannya kita bisa melihat sejauh mana koordinasi dan informasinya antara Shanghai Electric Company dan Jiao Tong University. Kita nanti bisa melihat laboratoriumnya, mechanical department. Kolaborasi antara universitas dan industri ini yang bisa kita adaptasi," kata Bambang di Shanghai, China, Senin (4/11/2017).

Dalam kunjungan tersebut, delegasi Indonesia disambut Associate Dean dan Professor dari School of Mechanical Engineering STJU Junliang Zhang.

Ia kemudian memperkenalkan berbagai fasilitas, kondisi perkuliahan hingga kerja sama riset yang telah dilakukan oleh pihak kampus.

Rektor PTN yang ikut dalam kunjungan kerja ini antara lain Rektor terpilih Institut Pertanian Bogor Arif Satria, Rektor Institut Teknologi Bandung Kadarsah Suryadi, Rektor Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya Joni Hermana, Rektor Universitas Udayana Anak Agung Raka Sudewi, dan perwakilan Rektor Universitas Indonesia Bambang Wibawarta. PLN juga mengajak 10 orang ahli dari berbagai perguruan tinggi negeri Indonesia.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Artikel Selanjutnya
Pertama di RI, Pembangkit Listrik Tenaga Angin Operasi Akhir 2017
Artikel Selanjutnya
China Minat Kembangkan Mobil Listrik di Indonesia