Sukses

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Sektor Barang Konsumsi Jadi Pendorong

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada perdagangan saham hari ini. Pekan ini, IHSG diperkirakan bergerak positif.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Rabu (6/12/2017), IHSG menguat 2,06 poin atau 0,03 persen ke posisi 6.002,54. Penguatan berlanjut saat pembukaan, IHSG naik 6,38 poin atau 0,09 persen menjadi 6.006,27.

Indeks saham LQ45 juga menguat 0,09 persen ke posisi 1.012,97. Sebagian besar indeks saham acuan menguat.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham pembentuk IHSG menguat kecuali sektor konstruksi dan infrastruktur.

Sektor saham barang konsumsi naik 0,38 persen dan menjadi penguatan terbesar, sektor saham manufaktur naik 0,35 persen dan sektor saham industri dasar menguat 0,35 persen juga.

Investor asing pun melakukan aksi beli Rp 12,8 miliar miliar di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 13.517.

Saham-saham yang catatkan top gainers antara lain saham INCF naik 24,17 persen ke posisi Rp 298, saham VINS menanjak 18 persen ke posisi Rp 236 per saham, dan saham BMSR mendaki 13,69 persen ke posisi Rp 191 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham CKRA merosot 7,79 persen ke posisi Rp 71, saham BMAS merosot 5,57 persen ke posisi Rp 328, dan saham SILO turun 4,55 persen ke posisi Rp 10.500 per saham.

Analis PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, tren penguatan terlihat adanya aksi beli pada penutupan perdagangan saham kemarin.

"Mulai adanya aksi beli jelang penutupan diharapkan menjadi momentum pembalikan arah menguat dari IHSG sehingga pergerakan selanjutnya dapat menemukan kembali tren kenaikannya," kata dia di Jakarta, Rabu (6/12/2017).

"Tetap antisipasi berbagai sentimen yang dapat menahan penguatan kembali IHSG," ujar dia.

Perdagangan saham kali ini, Reza memperkirakan IHSG berada pada support 5.977,83-5.955,19. Sedangkan resistance pada level 6.024,76-6.049,05.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Artikel Selanjutnya
Tekanan Jual Masih Besar, IHSG Bakal Bervariasi
Artikel Selanjutnya
Sektor Tambang Dorong IHSG Melaju ke Zona Hijau