Sukses

Mau Jalan-Jalan di Akhir Tahun? Hati-Hati Bokek Usai Liburan

Liputan6.com, Jakarta - Liburan natal dan akhir tahun sudah di depan mata. Sebagian Anda mungkin sudah bersiap-siap mengambil cuti untuk libur panjang akhir tahun di luar kota Jakarta.

Dalam suasana liburan, tidak terasa isi tabungan terkuras habis. Dari anggaran lima juta rupiah, misalnya, ternyata membengkak hingga Rp 10 juta. Sebagian dihabiskan dalam bentuk transaksi tunai, dan sebagian lain dengan transaksi melalui kartu kredit.

Agar libur panjang Anda menyenangkan, langkah yang sangat penting ialah mengatur anggaran liburan dan menjalankannya dengan sepenuh hati. “Jangan sampai liburan panjang menyisakan utang sehingga menyulitkan keuangan Anda setelah liburan,” terang Riko Depari, Managing Director Halomoney.co.id, Kamis (6/12/2017).

Berikut tips keuangan dari Halomoney.co.id agar keuangan Anda tidak terganggu saat liburan maupun setelah libur panjang:

1. Susun anggaran liburan dengan detail

Buatlah anggaran untuk liburan yang akan Anda jalani. Susun anggaran sedetail mungkin agar Anda tidak mengalami over bujet maupun kekurangan bujet. Sebaiknya, Anda membuat anggaran harian berdasarkan tujuan wisata dan kegiatan yang Anda lakukan.

Setelah menyusun anggaran yang detail sesuai kegiatan harian yang akan Anda lakukan, jalankanlah anggaran itu dengan penuh tanggungjawab. Jangan sampai, anggaran tersebut hanya di atas kertas, karena Anda tidak menjalankannya.

Jangan lupa untuk menyediakan sekitar 5 persen dari anggaran tersebut untuk kebutuhan lain-lain yang tidak diprediksi. Misalnya untuk memberi tips kepada pegawai hotel/resto.

2. Anggaran sesudah liburan

Saat menyusun anggaran liburan, Anda perlu mengalokasikan dana sesudah liburan hingga datang hari gajian berikutnya. Misalnya jika liburan akhir tahun Anda akan berakhir tanggal 4 Januari, Anda harus mengalokasikan kebutuhan rutin pribadi dan keluarga selama 20 hari berikutnya atau hingga tanggal 25 Januari saat gajian Anda diterima.

Sebab itu penting untuk melihat seluruh isi tabungan Anda dan mengalokasikannya secara proporsional. Utamakan alokasi dana untuk kebutuhan rutin pribadi dan keluarga sesudah liburan, daripada anda memaksakan memenuhi semua kebutuhan liburan.

Jangan sampai karena tidak memperkirakan jumlah pengeluarannya, Anda terpaksa berhutang kesana kemari demi memenuhi kebutuhan setelah liburan.

1 dari 3 halaman

3. Prioritaskan dana untuk cicilan

Cicilan bulanan harus diutamakan dalam menyusun anggaran liburan. Pastikan anggaran untuk kebutuhan setelah liburan sudah meliputi cicilan yang menjadi kewajiban Anda. Misalnya cicilan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dan cicilan mobil. Atau cicilan lainnya yang harus Anda bayar saat jatuh tempo cicilan usai liburan.

Enggak lucu khan jika Anda dipusingkan dengan tagihan yang menjadi kewajiban Anda karena uang tabungan Anda sudah ludes untuk liburan. Baca juga: Pinjaman Mudah Tanpa Syarat Kartu Kredit

4. Atasi kekuarangan dana

Bagaimana jika Anda mengalami kekurangan dana setelah liburan? Anda bisa menggunakan dana dari rekening tabungan atau rekening investasi. Jika Anda memiliki dana untuk kebutuhan darurat, Anda bisa menggunakannya. Tapi jangan lupa untuk mengisi lagi anggara dana darurat setelah keuangan anda stabil di bulan berikutnya.

Jika tidak, gunakan dulu tabungan atau investasi Anda. Selain itu, lakukan penghematan atas beberapa pos pengeluaran yang tidak perlu dilakukan usai liburan. Misalnya mengurangi anggaran jalan-jalan ke pusat belanja usai liburan karena Anda telah menghabiskan waktu untuk liburan bersama sebelumnya.

Alternatif lain, Anda bisa juga menjual atau menggadaikan barang yang tidak terlalu dibutuhkan. Usahakan untuk menghindari meminjam uang agar Anda tidak terjerat dalam utang berkepanjangan.

 

2 dari 3 halaman

5. Bijak memakai kartu kredit

Selama liburan, sebaiknya Anda tidak terlalu banyak membawa uang tunai. Untuk transaksi besar seperti membayar hotel dan tiket, sebaiknya Anda menggunakan kartu kredit. Akan mendapatkan poin airmiles yang bisa Anda tukarkan untuk keperluan liburan berikutnya.Namun Anda harus bijak memakai kartu kredit.

Dana di dalam kartu kredit yang Anda bawa bukan merupakan utang, namun hanya untuk memudahkan Anda bertransaksi. Anda harus membayar semua transaksi yang telah Anda lakukan setelah liburan sebelum tanggal jatuh tempo.

Oh iya, jangan membayar tagihan dengan pembayaran minimal agar Anda tidak terlilit dengan utang kartu kredit. Sebab saat ini bunga kartu kredit terbilang besar, yakni 2,95 persen per bulan dari total tagihan. Selamat berlibur dengan tenang bersama keluarga dan orang terdekat Anda.

Artikel Selanjutnya
Rossa Berkurban di Tanah Kelahiran
Artikel Selanjutnya
Tenangkan Diri Setelah Putus Cinta di Tebing Patah Hati Semarang