Sukses

BPJS TK Bakal Sosialisasikan Aplikasi Perisai pada Awal 2018

Liputan6.com, Jakarta - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS TK) menciptakan sistem berbasis teknologi untuk melayani secara digital lewat aplikasi bernama "perisai". Aplikasi ini juga untuk menjawab tantangan zaman.

Aplikasi digital itu dirilis untuk menyokong pelayanan sosial yang lebih luas ke seluruh wilayah di Indonesia. Perisai juga dibuat untuk menanggulangi kompleksitas para pekerja yang terpisah secara jenjang umur dan bermacam profesi.

Direktur Utama BPJS TK Agus Susanto menuturkan, Perisai menyediakan sosialisasi dan edukasi perihal berbagai program perlindungan bagi tenaga kerja. Aplikasi itu juga mempermudah banyak warga untuk dapat melakukan pendaftaran dan pembayaran iuran lewat ponsel pintar.

"Dengan dikeluarkannya Perisai, kita (BPJS TK) berharap teknologi ini dapat mempermudah banyak orang, sehingga jumlah peserta aktif yang dapat terakuisisi sehingga dapat meningkat pesat," ujar Agus, Kamis (14/12/2017).

Dia menambahkan, seluruh platform layanan yang disediakan BPJS TK akan diimplementasikan penuh di aplikasi tersebut.

BPJS TK tidak hanya menciptakan Perisai demi meningkatkan proses pelayanan berbasis sistem teknologi saja, namun juga untuk "memperbaharui" para pesertanya agar berjalan beriringan dengan perkembangan zaman yang semakin digital.

Setelah pertama kali dirilis pada tiga minggu lalu, Perisai memiliki 250 agen, dengan yang aktif sekitar 50. Sementara itu, total peserta aktif yang sudah terdaftar sekitar 2.500 orang. Diperkirakan, jumlah peserta terus bertambah 200 orang.

"Kita akan melipatgandakan agen di dalam aplikasi, demi menanggulangi rasio jumlah agen dan peserta aktif yang masih lumayan timpang," ujar Agus.

Perisai saat ini masih terus dikembangkan. BPJS TK akan sosialisasikan aplikasi tersebut kepada masyarakat luas antara akhir Januari atau awal Februari 2018.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

 

1 dari 2 halaman

Teknologi Terbaru dan Cepat

Aplikasi Perisai dirancang dengan sistem teknologi terbaru dan tercepat, dengan harapan agar proses pelayanan yang dapat diberikan oleh BPJS TK menjadi lebih optimal.

Perisai didukung oleh proses M2M (Machine-to-Machine), perangkat yang dapat terhubung dan berkomunikasi satu sama lain -- yang dikelola secara digital.

Sokongan tersebut membuat alat untuk dapat bekerja tanpa campur tangan manusia. Perisai juga memungkinkan pelayanan kepada warga di berbagai wilayah dan waktu yang berbeda.

"Aplikasi ini bisa bekerja 24 jam full. Ketika petugas kami tidur, dia terus bekerja," ujar Agus.

BPJS TK berharap, kemajuan teknologi yang sudah dibawa Perisai ini dapat semakin mengoptimalkan pemberian pelayanan kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Artikel Selanjutnya
Sistem Close Payment BPJS Kesehatan Dinilai Tak Ada Kendala
Artikel Selanjutnya
Perusahaan Telat Bayar BPJS Kesehatan, Karyawan Hadapi Risiko Ini