Sukses

IHSG Cetak Rekor, Bos BEI Pamerkan Kinerja ke Jokowi

Liputan6.com, Jakarta Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio memaparkan sejumlah capaian kinerja BEI di tahun 2017 kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hari ini, Jokowi menutup perdagangan saham di 2017.

Tito memaparkan, kinerja pasar modal positif sepanjang tahun ini. Hal tersebut terlihat dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menembus rekor.

Pada perdagangan saham Kamis lalu, IHSG ditutup rekor pada level 6.314,04. Rekor berlanjut pada perdagangan saham hari ini ke level 6.355,65. Lalu, jumlah investor naik signifikan dalam 2 tahun terakhir di mana saat ini mencapai 1,12 juta.

"2017 adalah tahun mencerminkan keceriaan, kebahagiaan, dan kebanggaan dari para pelaku pasar modal. Tercermin meningkatnya jumlah investor 44 persen dalam 2 tahun terakhir," kata dia di hadapan Jokowi, Jakarta, Jumat (29/12/2017).

Nilai investasi dari investor asing mengalami pertumbuhan. Tito menjelaskan, nilai investasi asing tahun lalu Rp 1.691 triliun. Pada tahun ini, investasi dari investor asing Rp 1.958 triliun.

Tito bilang, itupun investor asing sudah merealisasikan keuntungannya dengan menarik dana Rp 40 triliun.

"Itu pun sesudah menjual Rp 40 triliun atau 13 persen dari gain yang mereka peroleh," ungkapnya.

Sebagai tambahan, jumlah emiten baru di tahun 2017 sebanyak 37 perusahaan. Jumlah tersebut tertinggi sejak tahun 1994.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

1 dari 2 halaman

Jokowi Tutup Perdagangan Saham 2017, IHSG Cetak Rekor di 6.355,65

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa pada perdagangan terakhir di 2017 ini. Perdagangan saham di penghujung tahun ini ditutup langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pada penutupan perdagangan saham, Jumat (29/12/2017), IHSG menguat 41,60 poin atau 0,66 persen ke posisi 6.355,65. Indeks saham LQ45 menguat 0,84 persen ke posisi 1.070,34. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Jokowi memberi apresiasi kepada seluruh pelaku industri maupun otoritas pasar modal. Pasalnya pasar modal memberi kontribusi pada perekonomian nasional.

"Dengan mengucap Alhamdulillah dengan ini perdagangan Bursa Efek Indonesia tahun 2017 secara resmi ditutup," kata Jokowi di BEI.

Pada penutupan perdagangan saham kali ini, Jokowi ditemani Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Pada hari ini, IHSG sentuh level tertinggi 6.368,32 dan terendah 6.321,09. Total frekuensi perdagangan saham 311.646 kali dengan volume perdagangan 24,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 27,6 triliun.

Ada sebanyak 222 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 149 saham melemah. Di luar itu, 117 saham lainnya diam di tempat.

Investor asing melakukan aksi beli Rp 446,308 miliar di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.551.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menguat, kecuali pertambangan turun 0,53 persen dan perdagangan 0,49 persen.

Sementara saham aneka industri naik 2,77 persen dan catatkan penguatan terbesar. Disusul sektor saham infrastruktur mendaki 1,31 persen dan sektor manufaktur melonjak 1,22 persen.

Saham-saham catatkan penguatan terbesar antara lain saham MBTO naik 35 persen ke posisi Rp 135, saham SHID melonjak 25 persen menjadi Rp 1.550, dan saham ITMA menanjak 24,41 persen ke Rp 790.

Sedangkan saham yang tertekan antara lain saham CAMP turun 20,20 persen ke level Rp 1.185, saham WICO tergelincir 16,92 persen menjadi Rp 540 dan saham CITA susut 16,47 persen ke posisi 710.

 

 

Artikel Selanjutnya
Usai Tembus Rekor, Laju IHSG Diproyeksi Berbalik Arah
Artikel Selanjutnya
IHSG Berpeluang Menguat, Cermati Saham Pilihan Ini