Sukses

DBS Permudah Layanan Nasabah Lewat E-KYC Store

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank DBS Indonesia kembali berinovasi dengan membuka layanan electronic Know Your Customer (e-KYC) store di kedai kopi. Sebelumnya sudah meluncurkan digital banking (digibank) pada Agustus 2017.

Head of Digital Banking PT Bank DBS Indonesia Leonardo Koesmanto menuturkan, pihaknya membuka layanan e-KYC di kedai kopi mengingat tempat nongkrong para nasabah.

"Setelah kita amati, mayoritas nasabah kami yang berasal dari generasi muda, pekerja dan entrepreneurship, mereka biasa menghabiskan waktu senggangnya sambil ngopi-ngopi di kedai kopi. Oleh karena itu, gaya hidup di coffee shop kita nilai sebagai tempat hang out kaum milenial," ucap dia di St. Ali Coffee di Jakarta pada Rabu (24/1/2018).

Leonardo melanjutkan, nasabah bisa membuka rekening di e-KYC store setelah mendaftarkan diri di aplikasi digibank.

"Sebelum membuka di e-KYC store, nasabah terlebih dahulu mendaftarkan dirinya di aplikasi digibank yang tersedia di telpon genggam," ujar Leonardo.

Dalam mendaftarkan rekening melalui e-KYC store, nasabah harus menyertakan identitas diri dalam bentuk e-KTP atau KTP. "Nanti ada pilihannya, mau buka pakai e-KTP atau KTP," tutur dia.

"Kalau pakai e-KTP, rekening akan langsung aktif pada saat itu juga. Sementara kalau pakai KTP, nasabah harus menunggu antara 2-4 hari, dan nanti mereka akan dikirim SMS bahwa rekeningnya telah aktif," tambahnya.

Para nasabah yang telah membuka rekening di kedai kopi nantinya akan menerima kartu debit langsung di tempat tinggal mereka. DBS sendiri telah membuka layanan digibank terbaru itu di 21 kedai kopi yang ada di Jakarta, Tangerang, Bandung, dan Surabaya.

"Untuk area Jabodetabek dan Bandung, masa pengiriman kartu debit akan memakan waktu 2x7 hari. Berbeda di Surabaya, kartu debit baru akan nasabah terima dalam kurun waktu 4x7 hari," jelas dia.

Dia berpromosi, para nasabah yang membuka rekening di kedai kopi juga akan mendapatkan layanan tambahan. "Ketika nasabah membuka account di coffee shop, maka ia akan diberi layanan kopi gratis," ucap Leonardo.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

 

1 dari 2 halaman

Digital Banking

Sebelum menyediakan layanan e-KYC di kedai kopi, DBS telah membuka digital banking (digibank) yang dirilis pada akhir tahun lalu.

"Kita berprinsip 'live more, bank less' untuk pengadaan digibank ini, yang artinya tidak direpotkan oleh kegiatan mengurus uang di bank tradisional," ungkap Leonardo Koesmanto, Head of Digital Banking PT Bank DBS Indonesia.

"Aplikasi digibank adalah layanan perbankan yg berada di tangan, yang mana kita bisa ke bank lewat telpon genggam," lanjutnya.

Digibank sendiri merupakan layanan perbankan yang menggunakan teknologi biometrik. Nasabah akan dilayani non-stop selama 24 jam 7 hari oleh Virtual Assistant berteknologi Artificial Intelligent.

"Bunga 3 persen dinikmati nasabah digibank dari penempatan Rupiah pertama. Layanan ini juga memungkinkan transfer ke semua bank secara free. Buka deposito memakan waktu 1 menit, dengan bunga depositi 5,75 persen," tambah Leo.

"Konektivitas wilayah regional juga ditawarkan DBS lewat digibank. Tarik tunai di semua ATM DBS di Singapura tidak akan dikenai biaya tambahan," tutur dia.

 

Artikel Selanjutnya
DBS Gandeng Pemerintah buat Verifikasi Data Nasabah
Artikel Selanjutnya
2 Emiten Terbitkan Obligasi Global pada Awal 2018