Sukses

PLN Mudahkan Penyambungan Listrik Baru, Apa Saja?

Liputan6.com, Jakarta - Peringkat Indonesia dalam kemudahan berusaha atau Ease of Doing Business (EoDB) 2018 berada di urutan 72, atau naik 19 peringkat dibandingkan 2017.

Pada EoDB 2018 ini, Indonesia berhasil memperbaiki layanan penyambungan listrik yang ditandai dengan naiknya peringkat dari peringkat 91 menjadi 72.

Sementara dalam kemudahan mendapatkan listrik, Indonesia berhasil menduduki peringkat 38 dari sebelumnya peringkat 49.

Terkait hal tersebut, Kepala Divisi Niaga PT PLN (Persero)‎ Yuddy Setyo Wicaksono menyatakan, pihaknya terus melakukan sejumlah perbaikan dalam hal pelayanan.‎ Untuk tahapan pelayanan misalnya, sebelumnya PLN memiliki 5 tahap pelayanan untuk pelanggan agar mendapatkan listrik.

Pada 2018 ini PLN memangkas menjadi 4 tahap. Sedangkan di 2019, PLN merencanakan untuk semakin meningkatkan kualitas pelayanan dan mewujudkan kemudahan dalam mendapatkan listrik dengan menyederhanakan tahap tersebut menjadi 2 tahap. Demikian juga dengan sisi waktu atau durasi pelayanan.

“Target kita kedepan untuk pelayanan dari survei Bank Dunia waktu pelayanan dari 25 hari menjadi 10 hari, bahkan di 2019 kita jadikan 4 hari saja langsung sambung. Pelanggan juga tidak perlu merasa terbebani dengn biaya yang harus dibayarkan di muka, karena saat ini biaya bisa dicicil dengan bunga 0 persen," ujar dia di Jakarta, Jumat (2/1/2018).

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

 

1 dari 2 halaman

Kehandalan Pasokan

Sementara itu, General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya, M. Ikhsan Asaad mengungkapkan Tidak hanya pelayanan, PLN juga memberikan kualitas kehandalan pasokan yang terbaik.

Di DKI Jakarta misalnya, inovasi-inovasi PLN telah dikembangkan untuk pelanggan, antara lain, Power Bank sebagai express power service yang ramah lingkungan dan efisien, Layanan Prioritas serta SPLU.

Terobosan-terobosan yang dilakukan oleh PLN antara lain adalah Contact Center 123 (CC 123) dan PLN Mobile sebagai layanan satu pintu yang dapat di akses di mana saja dan kapan saja.

“Terobosan-terobosan ini tidak lain ditujukan untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan dari segala lini, mulai dari kegiatan pembangunan masa konstruksi, Pelanggan Premium dari Layanan Prioritas dengan jaminan tanpa padam, hingga kenyamanan penyediaan listrik untuk Kendaraan listrik di Indonesia,” tandas Ikhsan.

Artikel Selanjutnya
PGN Ingin Program Gas Bumi Satu Harga Tak Bikin Rugi
Artikel Selanjutnya
Ribuan Warga Jambi Bakal Nikmati Listrik Gratis dari Limbah Sawit