Sukses

PLN Perkuat Jaringan Listrik Pantura

Liputan6.com, Jakarta - PT PLN (Persero) memulai membangun jaringan listrik berupa kabel udara tegangan tinggi Saluran Udara Ekstra Tinggi (SUTET) dan Gardu Induk Tegangan Tinggi (GITET) 500 kilo Volt (kV), di sepanjang jalur utara pulau Jawa. Pembangunan jaringan ini merupakan bagian dari program 35 ribu Mega Watt (MW). ‎

Direktur PLN Regional Jawa Bagian Tengah Amir Rosidin ‎mengatakan, jaringan transmisi SUTET 500 kV jalur utara Jawa secara keseluruhan dibangun mulai dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Jati di Jepara, Jawa Tengah hingga ke GITET 500 kV Cibatu Baru, Bekasi, Jawa Barat.

"Sebelumnya PLN telah memulai pembangunan transmisi 500 kV Ungaran – Batang dan GITET 500 kV Cibatu yang dimulai pada September 2017," Ata Amir, di Jakarta, Senin (12/2/2018).

Amir mengungkapkan, pembangunan transmisi dan GI ini sejalan dengan rencana beroperasinya pembangkit-pembangkit baru program 35 ribu MW di jalur utara Jawa. Tranmisi ini akan menghubungkan pembangkit yang terletak di jalur pantai utara Jawa.

"Seperti PLTU Batang, PLTU Tanjung Jati A, PLTU Jawa 3, PLTU Jawa 1 Ekspansi, dan PLTU Indramayu," Amir menyebutkan.

Menurut Amir, jalur transmisi jalur utara Jawa ini merupakan jantung sistem kelistrikan Jawa-Bali. Selain memperkuat sistem kelistrikan jalur ini juga akan membawa penghematan yang luar biasa dari sisi hulu bagi PLN.

"Total biaya investasi untuk pembangunan 3 proyek SUTET 500 kV dan 2 GITET 500 kV mencapai Rp 2,7 triliun rupiah yang ditargetkan selesai dan dapat beroperasi pada tahun 2019,” tandas Amir.

1 dari 2 halaman

Trafo Tegangan Tinggi

Sebelumnya, PLN telah berhasil mengoperasikan dua trafo tegangan tinggi di Sumatera. Trafo IBT-2 Bangko, Jambi yang beroperasi pada 27 Desember 2017 lalu. Trafo ini dapat meningkatkan kehandalan sistem 150 kV di Jambi dan sebagai persiapan evakuasi daya dari PLTA Merangin dan PLTP Sungai Penuh yang rencana beroperasi pada 2024.

Berikutnya trafo IBT-2 Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, kapasitas 250 Mega Volt Ampere (MVA) beroperasi per 23 Desember 2017 yang lalu. Trafo ini dapat membantu fleksibilitas operasi dan pemeliharaan gardu induk di sistem Sumatera bagian selatan.

"PLN berhasil memperkuat kelistrikan di Sumatera dengan beroperasinya beberapa infrastruktur ketenagalistrikan di Sumatera. Pekerjaan ini kami gempur demi mempercepat pembangunan tol listrik Sumatera dan pastinya untuk mewujudkan Sumatera Terang," jelas Direktur PLN Regional Sumatera Wiluyo Kusdwiharto.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Artikel Selanjutnya
4 Pembangkit Listrik Tenaga Angin Beroperasi Tahun ini
Artikel Selanjutnya
Pasokan Listrik Energi Terbarukan RI Bertambah Tiap Tahun