Punya Rumah Bukan Lagi Mimpi Bagi yang Berpenghasilan Tak Tetap

on

Mimpi masyarakat berpenghasilan tak tetap untuk memperoleh rumah sedikit terbuka. Paling tidak perbankan nasional kini mulai mempertimbangkan untuk memberikan kredit pemilikan rumah (KPR) bagi kalangan masyarakat ini.

"Kami sudah mulai masuk ke situ, termasuk meningkatkan komposisi kredit pemilikan rumah untuk masyarakat non fixed income," kata Direktur Konsumer dan Retail PT Bank Negara Indonesia Tbk, Darmadi Sutanto dalam Rakernas Real Estate Indonesia (REI), di Jakarta, Kamis, (6/12/2012).

Darmadi menjelaskan, selama ini perusahaan sudah menyalurkan kredit non fixed income untuk nasabah di Indonesia. Namun harus diakui, tingkat kredit macet (Non performing loan/NPL) pada kelas ini termasuk tinggi.

Catatan BNI menunjukan, tingkat NPL dari kredit nasabah berpenghasilan tak tetap ini telah mencapai 23%. "Dari segi NPL juga memang besar, tap itu memang karena risikonya juga besar," katanya.

Khusus untuk KPR, BNI rencananya akan menyalurkan kredit bagi masyarakat berpenghasilan tak tetap melalui fasilitas likuditas pembiayaan perumahan (FLPP) yang disediakan pemerintah. Kalangan masyarakat yang menjadi sasaran diantaranya petani, pedagang, dan nelayan.

Terkait usulan agar BNI bisa meringankan syarat uang muka KPR lewat kredit tanpa agunan (KTA), Darmadi menegaskan, pihaknya tak bisa melakukan hal itu. "Bahkan kami sempat dipanggil BI terkait KTA itu," ujar dia.

BNI mengatakan, dengan ketentuan baru dari BI, calon nasabah penerima kredit memang harus memiliki modal untuk bisa memperoleh KPR. (SHD/IGW)

Suka artikel ini?

0 Comments