Dukung 6 Ruas Tol, Jokowi Ajukan Syarat

  • Ekonomi
  • 0
  • 09 Jan 2013 17:33

jokowi-monas-130104b.jpg
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo akhirnya menyetujui pembangunan enam ruas jalan tol di Jakarta yang telah digagas sejak masa kepemimpinan Gubernur Sutiyoso. Mantan Walikota Solo itu mendukung proyek tersebut dengan syarat.

Pria yang akrab dipanggil Jokowi tersebut sebelumnya sempat dikabarkan membatalkan enam proyek tersebut.

"Pembangunan enam ruas tol tersebut dengan catatan tol itu bisa dipakai bus Transjakarta dan transportasi massal,"ungkap Jokowi di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta, Rabu (9/1/2013).
 
Ia mengakui dua masalah transportasi di Jakarta yaitu  transportasi umum  yang belum memadai dan kurangnya ruas jalan. Pembangunan enam ruas jalan tol ini diharapkan dapat membantu mengurai kemacetan Jakarta.

"Jadi jalannya harus ditambah, transportasi umumnya juga. Jadi tidak mungkin hanya satu yang ditambah,"  tuturnya.

Menurut rencana, pembangunan enam ruas jalan tol dibagi empat tahap yang rencananya selesai pada 2022. Tahap pertama, ruas Semanan-Sunter sepanjang 17,88 kilometer dengan nilai investasi Rp 9,76 triliun dan Koridor Sunter-Bekasi Raya sepanjang 11 kilometer senilai Rp 7,37 triliun.

Tahap kedua, Duri Pulo-Kampung Melayu sepanjang 11,38 kilometer dengan nilai investasi Rp 5,96 triliun dan Kemayoran-Kampung Melayu sepanjang 9,65 kilometer senilai Rp 6,95 triliun.

Tahap ketiga, koridor Ulujami-Tanah Abang dengan panjang 8,27 kilometer dan nilai investasi Rp 4,25 triliun. Sementara terakhir yaitu Pasar Minggu-Casablanca sepanjang 9,56 kilometer dengan investasi Rp 5,71 triliun.

Jika sudah selesai, keenam ruas tol itu akan menjadi satu dengan tol lingkar luar milik PT Jasa Marga Tbk, tetapi tarifnya akan terpisah dengan tol lingkar luar.  (NDW)

Credit: Ndw

Terpopuler