Bunga Penjaminan LPS Tetap 5,5%

  • Bank
  • 0
  • 14 Feb 2013 10:49

bank-lps130207c.jpg
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memutuskan mempertahankan suku bunga penjaminan dana masyarakat di bank umum dalam rupiah di level 5,5% untuk periode 15 Februari-14 Mei 2013.

Begitupun bunga untuk penjaminan dalam valuta asing juga stabil 1%. Sementara suku bunga simpanan masyarakat yang dijamin Pemerintah dalam rupiah di bank perkreditan rakyat (BPR) sekitar 8%.

"LPS memandang tingkat bunga saat ini masih sejalan dengan kondisi perekonomian dan perbankan, " kata Pejabat Sementara Direktur Penjaminan dan Manajemen Risiko LPS Noor Cahyo dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/2/2013).

Menurut dia, penetapan tingkat bunga penjaminan simpanan didasarkan dengan sejumlah pertimbangan. Pertama, kinerja pereknomian domestik yang masih berada dalam kondisi yang relatif stabil. Terlihat dari realisasi inflasi secara year on year sebesar 4,57%. "Realisasi ini masih berada pada rentang target Bank Indonesia," ungkapnya.

Pertimbangan kedua yaitu kondisi likuiditas perbankan yang masih cukup tinggi. Dia menyebutkan hal itu bisa dilihat dari pergerakan suku bunga JIBOR bertenor pendek pada Januari 2013, menurun cukup signifikan yaitu berkisar antara 5 basis poin (bps)-18 bps. JIBOR 1 minggu turun dari 4,48% menjadi 4,3%.

Biaya dana rata-rata tertimbang perbankan menunjukkan tren menurun dari 4,02% pada November 2012 menjadi 4% pada bulan berikutnya.

Sesuai ketentuan LPS, apabila tingkat bunga simpanan yang diperjanjikan antara bank dan nasabah penyimpan melebihi tingkat bunga, maka simpanan tersebut menjadi tidak dijamin. Itu artinya jika bunga bank melebihi 5,5% maka yang dijamin LPS hanya sampai 5,5%. Sedangkan dana simpanan yang dijamin LPS saat ini adalah sebesar Rp 100 juta. (Ndw/Igw)
Terpopuler