PU Jamin Indonesia Bebas Jalan Berlubang pada Akhir 2013

on

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menjanjikan tidak akan ada lagi jalan berlubang di seluruh Indonesia pada akhir 2013. Untuk mewujudkan janji tersebut, Ditjen Bina Marga siap mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5 triliun untuk pemeliharaan rutin infrastruktur jalan raya di tanah air.

Direktur Jenderal Bina Marga Djoko Murjanto mengatakan tahun ini Bina Marga mentargetkan pemantaban jalan sekitar 92% dari 38ribu kilometer yang tersebar di Indonesia.

"Kalau tidak rutin tiap 3 bulan, maka kita harus lakukan pemeliharaan berkala. Anggaran untuk ini tentu lebih besar, perkilometer bisa mencapai Rp1 miliar," kata Djoko, usai konferensi pers dalam agenda Konsultasi Regional 2013, Kementerian PU, Selasa (26/2/2013).

Pemeliharaan rutin infrastruktur jalan dianggarkan selama setahun, dan pelaksanaannya dilakukan setiap tiga bulan sekali. Adapun biaya pemeliharaan rutin perkilometer jalan hanya sekitar Rp50 juta.

Dalam realisasinya, diakui Djoko, sering kali pemeliharaan rutin ini tidak dilakukan oleh pelaksana setiap tiga bulan sekali. Hal inilah yang menyebabkan kerusakan infrastruktur jalan ringan menjadi lebih berat.

Untuk itu, Kementerian PU mendesak para kontraktor perbaikan jalan untuk benar-benar bertanggungjawab dalam menangani pemeliharaan rutin jalan dan tertib melakukan perbaikan.

Pada tahun ini, Bina Marga mengaku mendapat alokasi anggaran pembangunan dan pemeliharaan jalan sebesar Rp45 triliun. Hampir, separuh dari anggaran itu dialokasikan untuk membangun seluruh infrastruktur, yang nilainya mencapai Rp110 triliun.

Djoko mengatakan, anggaran itu akan digunakan untuk melakukan pemeliharaan rutin dan proyek-proyek yang masih tersendat tahun lalu. "Untuk pemeliharaan rutin, target kita 92% dari 38ribu kilometer jalan, anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp5triliun. Sisasnya untuk rekonstrukti dan pembangunan jalan baru," katanya.

Sebelumnya, Menteri PU, Joko Kirmanto, menilai kinerja kementeriannya tahun 2012 lalu tidak terlalu menggembirakan.

Bina Marga dinilai masih mempunyai pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan hingga akhir tahun 2013. Diantara PR tersebut adalah pembangunan jalan lintas pantai barat Sumatera, jalan lintas pulau Jawa, serta infrastruktur jalan di daerah perbatasan, terpencil, dan pulau-pulau terluar. (Est/Shd)

Credit Shd

Suka artikel ini?

0 Comments