Bank Mandiri Sisihkan Rp 9,34 Triliun dari Laba untuk Ekspansi

  • Bank
  • 0
  • 02 Apr 2013 16:41

bank-mandiri-130402b.jpg
PT Bank Mandiri Tbk (Persero) berencana mengalokasikan 60,3% dari perolehan laba bersih senilai Rp 15,5 triliun atau sebesar Rp 9,34 triliun untuk memperkuat struktur permodalan terkait rencana ekspansi bisnis perseroan.

Direktur Keuangan PT Bank Mandiri Tbk (Persero), Pahala Mansyuri mengatakan hal itu sebagai lanjutan dari keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memberikan kewenangan kepada bank-bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pemegang saham juga menegaskan plafon hapus tagih sebesar Rp 5 triliun.

"Kami akan terus melaksanakan penyelesaian kredit bermasalah secara hati-hati untuk memberikan hasil yang optimal," ujar Pahala ketika saat acara RUPS Tahunan Bank Mandiri di Gedung Bank Mandiri, Selasa (2/4/2013).

RUPS tahunan Bank Mandiri juga menyetujui pembayaran deviden sebesar 30% dari laba bersih 2012 atau sebesar Rp 4,65 triliun. Per sahamnya, pemegang saham berhak menerima dividen sebesar Rp 199,3 per lembar.

Dari hasil RUPS tahunan tersebut dapat dibayarkan pada 16 Mei 2013 kepada para pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan pada  29 April 2013, dan diumumkan pada 1 Mei 2013.

Pahala juga menjelaskan, dari sisi profitabilitas laba bersih pada 2012 tercatat tumbuh 26,6% menjadi 15,5 triliun.

Selain pertumbuhan kredit, laju kenaikan laba bersih juga didorong pertumbuhan fee based income yang mencapai Rp 12,2 triliun pada tahun 2012.

Total dana mencapai Rp 316,3 triliun, yang menunjukkan kepercayaan masyarakat serta kenyamanan bertransaksi yang terus meningkat.

"Untuk kredit disalurkan ke sektor produktif yang tumbuh 24,4% mencapai Rp 292,2 triliun. Dilihat dari segmentasi kredit, pertumbuhan tertinggi berasal dari segmen mikro dan usaha kecil (business banking) yang masing-masing tumbuh 62,4% dan 27,3% (bank only)," kata Pahala. (Dis/Nur)
Terpopuler