by

Dahlan Klaim Dulu Banyak BUMN Rugi dan Kini Untung

  • Ekonomi
  • 0
  • 08 Apr 2013 18:32

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan, menilai banyak perusahaan BUMN yang awalnya merugi namun kondisinya kini sudah berangsur membaik setelah melalui proses rehabilitasi.

Dahlan menyebutkan perusahaan BUMN tersebut, seperti PT Industri Kapal Indonesia (Persero), PT Dirgantara Indonesia (Persero), PT Nindya Karya (Persero) dan PT Waskita Karya (Persero).

"Perusahaan yang berhasil direhabilitasi seperti PT IKI lebih dari 3 tahun merugi, sekarang sudah mulai meraup laba lagi, PT DI tahun ini tidak akan rugi lagi, PT Nindya Karya juga tidak sulit lagi, sudah berhasil meraih keuntungan, PT Waskita Karya yang waktu dulu sulit sekarang tidak sulit dan Garuda Indonesia sekarang terus melebarkan sayapnya ke kancah dunia," kata  dia saat Rapat Kerja dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Jakarta, Senin (8/4/2013).

Dahlan mengatakan, perusahaan BUMN banyak yang mengarah ke lebih baik, karena tidak luput adanya sokongan dan bantuan dari Komisi VI DPR.

Namun, dia menilai, ada perusahaan BUMN yang sangat sulit ditangani, yakni PT Merpati Nusantara Airlines. Maskapai penerbangan ini akan mengalami permasalahan lebih besar jika tidak dilakukan program restrukturisasi.

Dia mengakui jika melihat permasalahan yang dihadapi, seharusnya Merpati harus ditutup. Namun karena melihat pertimbangan lain, hal itu tidak dilakukan agar semua pihak tidak merugi.

"Saya masih melihat kondisi Merpati ini, karena masih ada banyak karyawan di dalamnya, jika Merpati ini akan ditutup saja. Saya juga melihat apakah Merpati akan dinaikkan lagi kinerjanya atau kami mengikuti saja perkembangan yang ada," kata Dahlan. (Dis/Nur)

Comments
Sign in to post a comment