by

Alasan-alasan Kenapa Merpati Harus Tetap Hidup dan Terbang

  • Ekonomi
  • 0
  • 14 Apr 2013 10:30
Perusahaan penerbangan plat merah Merpati Nusantara Airlines, akan terus dipertahankan Pemerintah Republik Indonesia. Apa alasannya Merpati harus tetap hidup dan terbang.

Selain memiliki fungsi strategis berikut ini alasan kenapa Merpati harus dipertahankan untuk tetap hidup seperti diungkap Direktur Utama Merpati Rudy Setyopurnomo dalam keterangan pers, Minggu (14/3/2013):

1. Menjembatani berbagai kawasan dan wilayah terpencil di wilayah Indonesia Timur

2. Merpati memiliki nilai historis dalam perjuangan dan pembangunan sosial ekonomi nasional.

3. Pemerintah akan rugi dan menanggung kerugian yang besar bila harus menutup Merpati.

4. Sampai saat ini kehadiran Merpati selalu ditungggu dan diharapkan berbagai masyarakat dari berbagai wilayah di seluruh Indonesia.

5. Merpati memiliki rute yang startegis, juga sudah dikenal luas oleh seluruh rakyat Indonesia terutama di wilayah pedalaman.

6. Yang tidak kalah pentingnya, Merpati memiliki sumberdaya manusia yang berkualitas dan pusat perbaikan pesawat, Merpati Maintenance Facility  (MMF) yang sudah teruji kehandalannya dan diakui oleh maskapai penerbangan dalam dan luar negeri.

7.  Pemerintah serius untuk terus mempertahankan Merpati adalah adanya tim yang dibentuk pemerintah untuk segera menghapuskan piutang negara dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya yang ada di Merpati dan mengubahnya menjadi saham.

8. Tim restrukturisasi dan revitalisasi yang dibentuk pemerintah untuk terus mempelajari bussines plan atau rencana bisnis Merpati ke depan. Business plan tersebut menjadi dasar dari akan dikucurkan dana penambahan atau penyertaan modal kerja dari pemerintah.

"Kami sudah mendapatkan penegasan dan jaminan dari pemerintah melalui Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara, Bapak Dahlan Iskan, bahwa Merpati akan terus dipertahankan. Terlalu besar kerugian yang dialami negara apabila Merpati ditutup. Merpati itu aset bangsa dan negara Indonesia. Karena itu, berulang kali pemerintah menegaskan bahwa Merpati akan terus dipertahankan dan diperbaiki kinerjanya," tegas Direktur Utama Merpati, Rudy Setyopurnomo, kepada pers di Jakarta, Minggu  (14/4).

Penegasan Merpati tersebut disampaikan Rudy Setyopurnomo, menjawab keresahan para pengusaha biro perjalanan yang mengaku khawatir Merpati akan ditutup .

Salah satu bukti bahwa pemerintah serius untuk terus mempertahankan Merpati adalah adanya tim yang dibentuk pemerintah untuk segera menghapuskan piutang negara dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya yang ada di Merpati dan merubahnya menjadi saham. Tim tersebut diminta terus mengadakan lobby dan berusaha mendapatkan persetujuan dari para wakil rakyat.

Bukti lainnya adalah adanya tim restrukturisasi dan revitalisasi yang dibentuk pemerintah untuk terus mempelajari bussines plan atau rencana bisnis Merpati ke depan. Business plan tersebut menjadi dasar dari akan dikucurkan dana penambahan atau penyertaan  modal kerja dari pemerintah dalam bentuk Penyertaan Modal Negara (PMN). Busines Plan tersebut saat ini sedang dipelajari oleh PPA (Perusahaan Pengelola Aset).

"Selain pemerintah akan membantu pengucuran dana penyertaan modal pemerintah untuk meningkatkan kinerja, Pemerintah lewat Menteri BUMN juga sudah memberikan kebebasan kepada manajemen untuk menjalin kerjasama strategis dengan mitra kerja baik dari dalam maupun luar negeri untuk mendukung peningkatan kerja Merpati. Kerjasama tersebut dapat dalam bentuk penyertaan pesawat untuk dioperasikan oleh Merpati maupun kerjasama lainnya," jelas Rudy.

Pria yang menyelesaikan pendidikan masternya di Harvard Business School itu  menjelaskan, Saat ini sudah banyak lembaga bisnis baik berasal dari dalam maupun luar negeri yang sudah menandatangani nota kesepahaman untuk kerjasama bisnis dengan Merpati.

Nota kesepahaman tersebut saat ini sedang dikaji oleh Merpati dan lembaga lembaga bisnis tersebut  untuk dituangkan dalam bentuk kontrak kerjasama, sehingga dapat segera diimplementasikan.

Implementasinya berupa pengiriman pesawat airbus untuk segera dioperasikan Merpati maupun kerjasama peningkatan pelatihan kemampuan sumberdaya manusia dan pelatihan bidang lainnya. Sebagian dari nota kesepahaman tersebut sudah dituangkan ke dalam bentuk kontrak kerjasama yang sudah ditandatangani bahkan diimplementasikan. Seperti Kerjasama dengan PT Pos Indonesia (Persero), dan STAA Singapore.

Menurut Rudy, berbagai pihak berkeinginan menjalin kerjasama dengan Merpati, selain karena Merpati memiliki rute yang startegis, juga sudah dikenal luas oleh seluruh rakyat Indonesia terutama di wilayah pedalaman.

Yang tidak kalah pentingnya, Merpati memiliki sumberdaya manusia yang berkualitas dan pusat perbaikan pesawat, Merpati Maintenance Facility  (MMF) yang sudah teruji kehandalannya dan diakui oleh maskapai penerbangan dalam dan luar negeri. (Igw)
Comments
Sign in to post a comment