10 Negara Pemilik Devisa Emas Terbesar Dunia Susut Karena Harga

  • Ekonomi
  • 0
  • 16 Apr 2013 06:05

emas-130416a.jpg

Harga emas dunia mulai meredup. Harganya terus susut hingga di bawah kisaran US$ 1.400 per troy ounce.

Tak hanya bagi penjual ritel, ini menjadi berita buruk bagi Bank Sentral yang telah melakukan diversifikasi cadangan devisa mereka dengan menyertakan logam mulai ini.  

Menurut laporan terbaru dari World Gold Council, kepemilikan emas global per April 2013 mencapai 31.694,8 ton.

Berikut 10 Negara Pemilik Cadangan Devisa Emas Terbanyak di Dunia yang terhempas penurunan harga emas global, seperti mengutip laman Business Insider, Selasa (16/4/2013).

1. Amerika Serikat  

Kepemilikan emas resmi : 8.133,5 ton
Prosentase emas dalam cadangan devisa : turun dari 75,6% menjadi 75,1%

AS memiliki volume cadangan emas terbesar pada 1952, ketika cadangannya mencapai 20.663 ton.  Kepemilikan emas jatuh pertama kali di bawah angka 10K pada 1968.

2. Jerman  

Kepemilikan emas resmi : 3.391,3 ton
Prosentase emas dalam cadangan devisa : turun dari 72,7% menjadi 72,1%  

Jerman menjual emas di bawah Perjanjian Emas Bank Sentral (Central Bank Gold Agreement/CBGA) 1 dan 2 untuk keperluan pencetakan koin emas peringatan.

Pada  tahun pertama CBGA3 (2008 - 2009), Bundesbank  menjual sekitar 6 ton emas, dan telah menjual 4,7 ton emas sejak September 2011.

Belum ada perubahan dalam kepemilikan emas Jerman akhir-akhir, tetapi Bundesbank mengumumkan pada Januari akan memulangkan semua cadangan fisik di Paris dan New York Fed.

3. Italia  

Kepemilikan emas resmi : 2.451,8 ton
Prosentase emas dalam cadangan devisa : turun dari 72,2% menjadi 71,3%

Italia tidak menjual emas di bawah CBGA 1 atau 2 dan telah mengumumkan tidak ada penjualan di bawah CBGA3.

Namun pada 2011, bank-bank di Italia meminta Bank of Italy untuk membeli emas dan meningkatkan neraca mereka  menjelang tes stres.

4. Perancis

Kepemilikan emas resmi : 2.435,4 ton
Prosentase emas dalam cadangan devisa : 69,2% justru naik menjadi 69,5% 

Perancis menjual 572 ton emas di bawah CBGA 2,dan di luar perjanjian Perancis dilakukan transfer sekitar 17 ton kepada Bank for International Settlements sekitar tahun 2004 sebagai bagian dari pembelian saham BIS.

Perancis mengumumkan tidak ada rencana untuk penjualan cadangan emas di bawah CBGA 3.

5. Cina  

Kepemilikan emas resmi : 1.054,1 ton
Prosentase emas dalam cadangan devisa : turun dari 1,7% menjadi 1,6%

Emas masih memberikan kontribusi sangat kecil secara prosentase terhadap cadangan devisa asing China yang mencapai US$ 3,2 triliun dibandingkan dengan rata-rata negara lain di internasional yang mencapai 10%.

Membangun cadangan emas akan sangat penting bagi China dengan melihat pergerakan mata uangnya di dunia internasional. Negara ini juga berharap untuk  membuat cadangan mata uang, menurut Financial Times.

6. Swiss

Kepemilikan emas resmi : 1.040, 1 ton
Prosentase emas dalam cadangan devisa : turun dari 10,5% menjadi 10%  

Pada 1997, negara ini mengumumkan proposal penjualan sebagian dari cadangan emas negara itu karena dinilai sebagai "hal yang diperlukan untuk tujuan kebijakan moneter," menurut World Gold Council.

Negara ini memiliki surplus sekitar 1.300 ton emas dan mulai menjualnya pada Mei 2000. 1.170 ton terjual di bawah CB GA1, dan 130 ton yang di bawah CBGA2. Swiss telah mengumumkan tidak berencana untuk menjual emas di bawah CBGA 3.

7. Rusia

Kepemilikan emas resmi : 969,9 ton
Prosentase emas dalam cadangan devisa : turun dari 9,8% menjadi 9,5%

Rusia telah membangun cadangan emasnya sejak 2006 untuk diversifikasi cadangan mata uang asing, dan untuk membantu membangun rubel sebagai mata uang cadangan internasional.

Pada 2012, Rusia menambahkan kepemilikan 75 ton cadangan emasnya, yang sebagian besar dibeli dari dalam negeri.

8. Jepang  

Kepemilikan emas resmi : 765,2 ton
Prosentase emas dalam cadangan devisa : turun dari 3,2% menjadi 3,1%

Cadangan emas Jepang pada 1950 baru mencapai 6 ton. Bank Sentral baru mulai meningkatkan kepemilikan melalui pembelian emas secara drastis pada 1959, dengan menaikkan pembelian hingga 169 ton dari tahun sebelumnya.  

Pada 2011, Bank of Japan menjual cadangan emas negara tersebut senilai 20 triliun yen untuk meningkatkan perekonomian negara tersebut, dalam rangka menenangkan investor setelah bencana tsunami dan nuklir.

9. Belanda  

Kepemilikan emas resmi : 612,5 ton
Prosentase emas dalam cadangan devisa : turun dari 59,2% menjadi 58,7%

Kembali pada 1999, Belanda mengumumkan di bawah CBGA1 bahwa mereka akan menjual 300 ton emas selama lima tahun ke depan, tetapi hanya berhasil menjual 235 ton.  

Di bawah CBGA2 (2004/2005 - 2008/2009), negara ini mengatakan akan menjual total 165 ton (yang termasuk 65 ton tersisa dari CBGA1), dan mengumumkan tidak ada penjualan di bawah CBGA3 (dari 2008/2009-2013/2014).

10. India

Kepemilikan emas resmi : 557,7 ton
Prosentase emas dalam cadangan devisa : turun dari 9,9% menjadi 9,6%

Sementara itu, pemerintah telah berusaha untuk mencegah orang membeli logam mulia. Hal itu dilakukan karena impor emas dinilai menjadikan India defisit. (Nur)

Terpopuler