by Fiki Ariyanti

Ciputra Garap Kawasan Hunian Terbesar di Medan

95100
  • Ekonomi
  • 0
  • Sabtu, 20 April 2013 12:57
Grup Ciputra menggadang proyek kawasan hunian teranyar di kota Medan, Sumatera Utara, yakni CitraLand Bagya City (CLBC). Menjadi kawasan berbasis ekonomi kreatif, CLBC akan berdiri di atas lahan seluas 211 hektare (ha) dan merupakan terbesar di Medan.  

Direktur Utama CLBC, Harun Hajadi mengungkapkan,  pihaknya menggandeng Grup KPSN dalam merealisasikan pembangunan kawasan terpadu ini.

“CLBC akan menjadi kawasan terintegrasi yang terdiri dari kawasan hunian, retail dan bisnis, pendidikan, dan hiburan berstandar kelas dunia,” ucap dia dalam keterangan resminya, Jakarta, Sabtu (20/4/2013).

Pengembangan CLBC, Harun bilang, bakal direalisasikan dalam empat tahap. Pembangunan tahap pertama seluas 63,4 ha menawarkan 863 unit kavling dan hunian. Dilengkapi pula kawasan komersial sebanyak 730 unit ruko, 17 kavling komersial, superblock serta kawasan rekreasi keluarga.

“Ada tiga fasilitas hiburan, antara lain, Water Park seluas 1,5 ha, Family Club 1,4 ha serta seluas 12 ha akan disulap menjadi danau dan area penghijauan. Nilai investasi pada pembangunan tahap pertama sebesar Rp 1,2 triliun,” paparnya.

Letaknya yang strategis karena berada di wilayah Medan Utara dan Medan Timur dengan pertumbuhan sangat pesat, CLBC diprediksi menjadi pusat aktivitas baru di kota tersebut. Paska tahap pertama rampung, kata Harun, CLBC akan kembali diramaikan dengan pusat perbelanjaan modern serta pusat bisnis lain.

Selain fasilitas perkotaan, infrastruktur CLBC didesain berkonsep modern, seperti  jalur khusus sepeda, trotoar pejalan kaki, dan penghijauan dengan nuansa resort.  Infrastruktur jalan dibangun dengan standar perkotaan. Utilitas dan saluran drainase berada di bawah tanah sehingga tertata rapi.

Grup Ciputra akan melaksanakan grand launching pada20 April 2013, setelah sebelumnya menggelar soft launching CLBC tahap I pada November tahun lalu dengan membuka tiga cluster dan tujuh blok ruko.

Adapun tipe rumah yang dipasarkan adalah  Malta yang dibanderol Rp 530 juta hingga tipe Carcyle dengan kisaran harga jual Rp 2 miliar. “Semua cluster dan ruko telah habis terjual dengan total 650 unit,” pungkas Harun. (Fik/Ndw) (Ndw)
Comments
Sign in to post a comment