Nasabah Bank Mandiri Cukup Bayar Transaksi Pakai Gelang

  • Bank
  • 0
  • 26 Mei 2013 10:04

mandiri-it130415c.jpg
Inovasi baru dibuat PT Bank Mandiri Tbk khusus untuk melayani nasabahnya dari kalangan muda. Bank milik pemerintah ini mulai meluncurkan varian terbaru dari fasilitas transaksi elektronik (e-Money) dalam bentuk gelang.

Selama ini masyarakat awam hanya bisa mengenal jenis transaksi elektronik menggunakan kartu debit atau kredit.

Peluncuran gelang e-money dilakukan Direktur Utama Bank Mandiri, Budi G Sadikin yang didampingi Wakil Direktur Utama Riswinandi dan Direktur Micro and Retail Banking, Hery Gunardi pada Mandiri Karnaval Nusantara di kawasan Senayan City, Jakarta, Minggu (26/5/2013).

"Kalangan muda itu dinamis dan stylish. Untuk mengakomodir itu, kami membuat gelang e-Money dan optimis bahwa variasi uang elektronik ini kami harapkan mampu memperkuat dan meningkatkan penggunaan kartu mandiri e-Money," kata Budi G Sadikin.

Gelang e-money memiliki fitur dan fungsi yang sama dengan kartu mandiri e-Money. Penggunaan gelang relatif mudah yaitu cukup mendekatkan gelang ke mesin pembaca (reader) pintu halte busway, tol, parkir, maupun merchant ritel mandiri e-Money lainnya.

Untuk pengisian pun terbilang cukup mudah, nasabah Bank Mandiri pemilik gelang e-money ini cukup datang ke mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Mandiri kemudian melakukan transaksi pengisian dengan menggunakan kartu ATM dan menempelkan gelang tersebut ke panel yang tersedia. "Pengisian minimal Rp 50.000 dan maksimal Rp 1 juta. Galeng bisa didapatkan seluruh cabang Bank Mandiri," lanjutnya.

Untuk menarik nasabah kalangan muda, gelang e-money dibuat dalam 10 kombinasi warna yang dapat dipilih sesuai keinginan. Pada tahap awal, produk ini dapat diperoleh secara gratis di www.mandirifiestapoin.com dengan cara menukarkan 250 mandiri fiestapoin nasabah. Selanjutnya gelang ini dapat diperoleh  di toko-toko ritel yang bekerjasama dengan Bank Mandiri.

Budi G. Sadikin mengemukakan, guna memperkuat penetrasi produk prabayar, Bank Mandiri akan memfokuskan pada perluasan penggunaan mandiri e-Money di sektor transportasi dan small retailer serta melakukan inovasi dari aspek kemudahan dan kenyamanan isi ulang mandiri e-Money.

“Tahun ini, kami menargetkan jumlah mandiri e-Money yang beredar dapat mencapai 3,5 juta kartu,” jelasnya

Hingga April 2013, jumlah kartu e-money yang beredar mencapai lebih dari 3 juta kartu dengan frekuensi transaksi 9,6 juta transaksi senilai Rp 125 miliar. Saat ini, jumlah transaksi tersebut mencapai 85% dari total transaksi nasabah seluruh kartu prabayar di Indonesia.

Selain peluncuran gelang E-Money, pada kesempatan yang sama, Bank Mandiri juga meluncurkan program Fiestapoin. program ini memberikan poin rewards kepada nasabah berdasarkan saldo rata-rata tabungan dan transaksi yang dilakukan melalui e-channel  dan cabang.

“Melalui Program Mandiri fiestapoin ini, kami ingin memberikan apresiasi dan nilai tambah kepada seluruh nasabah Bank Mandiri, atas setiap transaksi yang dilakukan serta penempatan dana yang disimpan," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Bank Mandiri juga akan meluncurkan mekanisme baru yang dimana fiestapoin dapat ditukar melalui EDC Bank Mandiri. Ke depan nasabah akan lebih mudah untuk menukarkan fiestapoin-nya, karena dapat langsung ditukarkan untuk belanja di merchant yang bekerjasama dengan Bank Mandiri. Mulai bulan Juni 2013 kami akan implementasikan di supermarket yang terpilih. Setelah itu secara bertahap akan kami implementasikan ke merchant lainnya yang menjadi pilihan nasabah.

Untuk mendukung program dimaksud, sejak 1 Mei sampai dengan 31 Mei 2013 Bank Mandiri mengadakan program “Dobel Fiestapoin”, dimana setiap pembelanjaan nasabah di seluruh supermarket menggunakan kartu mandiri debit akan mendapatkan 10 fiestapoin, yang biasanya hanya dapat 5 fiestapoin.

Budi G. Sadikin, sendiri berharap gelang e-money dan program Mandiri fiestapoin dapat meningkatkan basis nasabah tabungan Bank Mandiri yang mencapai 11,2 juta nasabah per Maret 2013.(Shd)

Credit: Shd

Terpopuler