Gaji Pegawai KPK 18 Kali Lipat Lebih Besar PNS

on

Besar kecilnya gaji pegawai negeri tak menjamin seorang abdi negara bisa bebas dari tindak pidana korupsi. Namun dengan gaji yang layak, pegawai negara setidaknya bisa hidup `bersih` dalam menjalankan tugasnya.

Sekertaris Jenderal Kementerian Keuangan Ki Agus Ahmad Badarudin menjelaskan prinsip gaji layak itu pula yang membuatnya berani mengusulkan gaji besar bagi pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tak tanggung-tanggung, pegawai KPK saat ini menerima gaji 18 kali lebih besar dibandingkan Pegawai Negeri Sipil (PNS). 

"Secara empirik gaji tidak menetukan korup atau tidak tapi orang untuk hidup bersih dia harus dapet gaji layak," kata Ki Agus, saat menghadiri acara pekan anti korupsi, di Istora Senayan, Jakarta, Senin (8/12/2013).

Menurut Ki Agus, besarnya gaji pegawai KPK sengaja ditempuh untuk mengantisipasi petugas lembaga anti rasuah tersebut melakukan korupsi.

Ki Agus mengakui, usul besaran gaji petugas KPK berawal saat dirinya menjabat sebagai Kepala Biro Perencanaan Keuangan KPK. Dirinyalah yang mengusulkan gaji petugas KPK 18 kali lipat lebih besar dari gaji PNS kementerian/lembaga lainnya.

"Saya dapat kesempatan Kepala Biro Perencanaan keuangan KPK, kami mengusulkan gaji KPK 18 kali dari PNS," ungkapnya.

Usulannya tersebut sempat membuat Ki Agus dimusuhi oleh rekan-rekan sekantornya yang menganggap gaji pegawai KPK kelewat tinggi.

"Saya di Bappenas tidak ditegur orang, saya dibilang kelewatan sama teman, karena gaji KPK lebih besar 18 kali," tuturnya.

Namun dirinya mencoba menyadarkan temannya bahwa sebagian PNS memang digaji tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Dari situ pula muncul kesadaran untuk memberikan tambahan pendapatan berupa remunerasi bagi PNS.

"Itu cikal bakal gaji remunerasi tingkat nasional, KPK mulainya 18 kali, ya kita akui kementerian keuangan paling tinggi dibandingkan kementerian lainnya," pungkasnya.(Pew/Shd)

Credit Shd

Suka artikel ini?
Pebrianto Eko Wicaksono
Pebrianto Eko Wicaksono

  Full bio »

6 Comments

  • rasnita

    Assalamu Alaikum wr-wb, Saya ingin berbagi cerita kepada anda, Bahwa dulunya saya ini cuma seorang Honor di sekolah menengah atas (SMA) PALU, Sudah 11 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 3 kali mengikuti ujian, dan membayar 70jt namun hasilnya nol uang pun tidak kembali bahkan saya sempat putus asah,namun teman saya memberikan no tlp Bpk SUDARSONO Selaku petinggi di BKN pusat yang di kenalnya di jakarta dan juga mengurusnya jadi PNS, saya pun coba menghubungi beliau dan beliau menyuruh saya mengirim Berkas saya melalui sms, alhamdulillah No Nip dan SK saya akhirnya keluar, Jadi apapun keadaan anda skarang jangan pernah putus asa dan terus berusaha, kalau sudah waktunya ALLAH pasti kasih jalan, itu adalah kisa nyata dari saya, Semua hasil ini saya ucapkan terimakasih kepada : 1. ALLAH SWT; karena KepadaNya kita mengemis dan memohon. 2. Terimakasih untuk khususnya Bpk.Drs SUDARSONO SH.M.SI beliau selaku Kepala tim pengadaan CPNS BKN PUSAT,dan dialah membantu kelulusan saya selama ini,alhamdulillah SK saya tahun ini bisa keluar.Teman teman yg ingin seperti saya silahkan anda hubungi bpk Drs SUDARSONO di nomor; 081281735888 Siapa tau beliau akan membantu anda......................

  • Rudi Jak

    Mengapa Gaji Pegawai harus dibedakan? Kita ini kan ibarat satu badan..!!!sebagai abdi masyarakat semua butuh kesejahteraan...