Sukses

Omzet Rp 1 Juta per Hari, Pedagang Bakso Bisa Punya Alphard

Asosiasi Pedagang Mie Bakso (Apmiso) Indonesia mengungkapkan, banyak pengusaha mendulang untung dari bisnis mie bakso. Dengan nilai omzet hingga jutaan rupiah per hari, para pedagang ini sukses mempunyai tunggangan mobil mewah.

Ketua Umum Apmiso, Tri Setyo Budiman mengatakan, pedagang mie dan bakso dikelompokkan menjadi empat, yakni dorongan (gerobak), mangkal, rumah makan dan restoran.

"Dari 2,5 juta pedagang mie dan bakso di seluruh Indonesia, sekitar 70% adalah pedagang yang menjual bakso dorongan, 10% restoran dan sisanya pedagang kelompok warung serta mangkal," terang dia dalam acara Festival Bakso Gratis untuk Rakyat di Jakarta, Minggu (29/12/2013).

Pedagang kelompok warung dan restoran, kata Tri, rata-rata memiliki penghasilan kotor sekitar Rp 1 juta per hari. Sedangkan pedagang yang menggunakan gerobak dan mangkal sekitar Rp 400 ribu per hari.

"Lumayan memang hasilnya, kalau diseriusin bisa besar. Wong banyak kok yang pedagang bakso yang punya mobil Alphard," ujar Tri.

Namun sayangnya, lanjut dia, masih banyak orang yang menganggap profesi pedagang bakso sebelah mata. Artinya masih dinilai belum bisa menjadi mata pencaharian tetap.

"Coba saja kamu bayangkan ada cowok yang ditolak menikah dengan anaknya karena dia anak tukang bakso," candanya," terang Tri.

Dia mengakui, pihaknya tengah gencar mensosialisasikan kepada pemerintah dan masyarakat tentang profesi pedagang mie bakso sebagai salah satu pendorong ekonomi negara.

"Bisnis mie dan bakso kan membuka lapangan pekerjaan, semoga bisa diakui lah. Karena ini menjadi suatu kekuatan ekonomi secara riil. Kami sedang berproses supaya profesi ini bisa diterima pemerintah dan masyarakat," tutur Tri. (Fik/Ahm)


*Bagi Anda yang ingin mengetahui hasil ujian CPNS 2013 silakan klik di cpns.liputan6.com


Baca Juga:


Kebab Turki Baba Rafi, Waralaba RI yang Mulai Mendunia


Kisah Mahasiswa Sukses Rintis Bisnis Celana Jeans `Brother Denim`


Bola Sepak Made In Pasuruan Berjaya di Timur Tengah


Artikel Selanjutnya
Harga Cabai dan Bawang Merosot di Awal September
Artikel Selanjutnya
Harga Cabai di Pasar Tradisional Anjlok